Rapat Minlok Tribulanan Rutin yang dilaksanakan pada selasa, 29 September 2026 di Aula Puskesmas Dulupi,.
dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kab. Boalemo Ibu Sutriyani N. Lumula, SST, M.Kes, dan Perwakilan dari Kantor Camat Dulupi, TP.PKK Kecamatan, Kepala-Kepala Desa se wilayah kerja Puskesmas Dulupi, Korwil pendidikan, KUA Dulupi, PLKB Dulupi dan tokoh Linsek Lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Dulupi, drg.Fatimah, MH menyampaikan sejumlah agenda prioritas program kesehatan, Pertama, Kepala Puskesmas menyoroti progres pelaksanaan program CKG yang saat ini sedang berjalan, Selain itu, Kepala UPTD Puskesmas Dulupi menyampaikan beberapa hal penting terkait upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit. Salah satunya adalah pelaksanaan skrining penyakit malaria bagi para penambang emas yang berada di Desa Dulupi, khususnya di Dusun Sambati. Kegiatan skrining ini diharapkan dapat membantu mendeteksi kasus malaria secara dini sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan pengobatan yang tepat.
Kepala Puskesmas juga menyampaikan terkait penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) serta pentingnya memastikan pasien yang terdiagnosis mendapatkan pengobatan secara tepat, teratur, dan tuntas. Upaya ini diperlukan untuk mencegah penularan TBC di lingkungan masyarakat serta meningkatkan keberhasilan pengobatan bagi penderita.
Selain itu, turut dibahas pentingnya adanya peraturan desa terkait pemeliharaan hewan peliharaan, khususnya anjing, sebagai salah satu langkah antisipasi terhadap penyakit Rabies. Pengaturan dan pengawasan terhadap hewan peliharaan diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya gigitan anjing serta mencegah penyebaran Rabies di masyarakat.
Pada kesempatan lainnya, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan menyampaikan pentingnya sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan data CKG (Cek Kesehatan Gratis). Korwil Pendidikan diharapkan dapat memiliki data sasaran yang selaras dengan data yang dimiliki oleh Puskesmas, sehingga pelaksanaan kegiatan kesehatan di lingkungan sekolah dapat dilakukan secara lebih terarah dan tepat sasaran.
Selain itu, Korwil Pendidikan juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kondisi kesehatan anak-anak sekolah. Dengan adanya koordinasi dan pertukaran data yang baik antara pihak Puskesmas dan sektor pendidikan, diharapkan berbagai permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.